- Setup BIOS agar dapat Booting melalui CD Spoiler for Screenshoot:
- Masukkan CD instalasi Mikrotik setelah Loading maka akan muncul jendela awal instalasi seperti pada gambar di bawah. Pilih semua paket instalasi menggunakan tombol panah dan tandai menggunakan tombol spasi Space Bar, untuk mulai menginstall tekan huruf i Spoiler for Screenshoot:
- Tekan y jika Anda ingin mempertahankan konfigurasi lama, jika ingin melakukan fresh install tekan n Spoiler for Screenshoot:
- Tekan y untuk lanjut ke proses pembuatan partisi dan format Harddisk Spoiler for Screenshoot:
- Proses pembuatan partisi dan format Harddisk Spoiler for Screenshoot:
- Proses instalasi paket-paket yang telah dipilih sedang berlangsung Spoiler for Screenshoot:
- Proses instalasi selesai, tekan ENTER untuk reboot, jangan lupa mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya Spoiler for Screenshoot:
- Proses instalasi selesai, tekan ENTER untuk reboot, jangan lupa mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya Spoiler for Screenshoot:
- Jendela Login, isi Login dengan admin sedang Password dikosongkan saja, lalu tekan ENTER Spoiler for Screenshoot:
- Jika Anda berhasil Login maka akan muncul tampilan Prompt seperti pada gambar Spoiler for Screenshoot:
Menentukan IP Address untuk Interface Public dan Local pada Gateway Mikrotik, Menentukan IP Address disetiap Client, sesuaikan seperti pada gambar topologi, Menentukan Routing pada Gateway Mikrotik sehingga dirinya sendiri sudah harus bisa terkoneksi ke Internet, Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet, Membatasi penggunaan bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client.
Berikut langkah demi langkah proses konfigurasinya :
- Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Mikrotik : a. Karena Gateway Mikrotik akan menghubungkan area local dan area public maka pada PC Gateway sudah harus terpasang minimal 2 buah Ethernet Card, dalam hal ini Interface Public dan Interface Local. Sebagai langkah awal kita harus memastikan bahwa kedua interface telah dikenali oleh PC Gateway. Untuk itu masuk ke sistem mikrotik setelah sebelumnya Login, lalu ketikkan perintah berikut pada prompt :
[admin@MikroTik] > interface ethernet print
Jika kedua interface terdeteksi maka akan tampil seperti terlihat pada gambar
b. Konfigurasi IP Address untuk kedua InterfaceSpoiler for Screenshoot:
Spoiler for Screenshoot:
- Konfigurasi IP Address Client-01, cara yang sama dilakukan pada Client-02 dan Client-03, yang berbeda hanyalah IP Address yang diberikan. Spoiler for Screenshoot:
- Menentukan Routing Gateway Mikrotik agar bisa terkoneksi ke Internet
a. Untuk melakukan konfigurasi pada Gateway Mikrotik kali ini kita akan menggunakan Tools bawaan Mikrotik sendiri yang bernama WINBOX, Buka Internet Explorer atau program Web Browser lainnya lalu pada Address ketikkan alamat IP dari Gateway Mikrotik.b. Jalankan program winboxSpoiler for Screenshoot:
Spoiler for Screenshoot:
c. Setting Routing ke Internet Gateway, lihat kembali gambar topologi jaringannya sebagai panduanSpoiler for Screenshoot:
Spoiler for Screenshoot:
- Mengaktifkan NAT pada Gateway Mikrotik agar setiap Client dapat terkoneksi ke Internet.
a. Buka Jendela Firewall, lalu buka buka table NATb. Masukkan IP Address Client dalam aturan NAT agar Client dapat mengakses Internet.Spoiler for Screenshoot:
c. Tampilan tabel NAT seharusnya akan tampak seperti gambar berikut.Spoiler for Screenshoot:
Spoiler for Screenshoot:
- Membatasi penggunaan bandwidth untuk masing-masing Client tidak ada satupun Client yang akan memonopoli penggunaan bandwidth. Kita akan menggunakan metode Queue Tree untuk membatasi penggunaan bandwidth pada Client. a. Langkah pertama kita harus membuat aturan di Firewall pada tabel MANGLE, untuk memberikan tanda mark pada paket-paket yang masuk dan keluar dari Gateway Mikrotik ke masing-masing Client.
Spoiler for Screenshoot:
Langkah pertama diawali dengan meng-klik tanda + pada Tab Mangle, seperti ditunjukkan pada langkah ke-4 pada gambar sebelumnya.Spoiler for Screenshoot:
Ulangi langkah pembuatan Mark Connection dan Mark Packet untuk client lainnya, yang berbeda hanya pada bagian : Src. Address, New Connection Mark dan New Packet Mark yang nantinya disesuaikan dengan Client-02 dan Client-03. Hasil akhirnya seperti pada gambar di bawah :Spoiler for Screenshoot:
b. Konfigurasi Queue Tree, untuk besar bandwidth download dan upload untuk masing-masing Client silahkan lihat kembali gambar topologi jaringan.Spoiler for Screenshoot:
Pengaturan bandwidth download untuk Client-01
Pengaturan bandwidth upload untuk Client-01Spoiler for Screenshoot:
Tampilan Akhir pengaturan bandwidth untuk masing-masing Client akan terlihat seperti pada ambar berikut :Spoiler for Screenshoot:
Spoiler for Screenshoot:

0 komentar:
Posting Komentar